Sekilas Tentang Dunia Satanisme (Wawancara Dengan Dr. Muhammad Jawad Adabi) Part 2

SatanismeApakah satanisme juga terklasifikasi menjadi beberapa kelompok?

Iya, aliran palsu ini juga mempunyai beberapa pembagian, yang paling populer adalah dibagi menjadi dua kelompok satanisme filosofis dan satanisme religius.
Satanisme filosofis menggugat basis kehidupan monotois dan keadilan Ilahi di alam semesta, dia menerima Tuhan sebagai kekuasaan alam semesta, tapi dia menolak kemutlakan ilmu, hidup dan kuasa Tuhan serta akhirat. Secara metaforis bisa dikatakan bahwa dia membelenggu tangan Tuhan. Satanisme seperti ini berusaha sebisa mungkin untuk meminimalisir kehadiran Tuhan dalam kehidupan manusia.
Di dalam satanisme religius, Tuhan tersingkir dan tersungkur, sebagai gantinya setan yang menduduki posisi Tuhan. Berbagai simbol imajinatif dan ilusif dimunculkan bersama idolisme-idelisme baru dengan format busana, Continue reading

Advertisements

Keutamaan Membaca Al-Quran (Part 2)

QuranPerlu dicatat, pemahaman para ahli tafsir terhadap ayat-ayat al-Quran berbeda-beda. Contohnya, sejumlah ahli tafsir mengatakan bahwa mudhof (disandarkan) dalam sebagian kalimat harus dibuang. Umpama dalam peristiwa yang berkenaan dengan saudara-saudara Nabi Yusuf. Ketika mereka mengajak Nabi Yusuf pergi namun tidak membawanya pulang kembali, ayahnya, nabi Ya’qub mempertanyakannya: “Apa yang kalian perbuat terhadap Yusuf.” Mereka pun menjawab: “…Dan tanyalah kepada (penduduk) negeri.”(Yusuf: 82) Sebahagian mufassir berpendapat bahwa maksud darinya adalah “Tanyalah kepada penduduk.” Alasan mereka, mudhofnya telah dibuang. Continue reading

URGENSI RAMADHAN DAN AL-QURAN

Ramadhan-Kareem-WallpaperOleh: Ayatullah Jawadi Amuli

Penerjemah: Jawad Muammar

Bulan Ramadhan adalah bulan Allah Swt, satu-satunya bulan yang namanya diabadikan dalam al-Quran. Allah menyebutnya dengan bulan nuzul al-Quran (turunnya al-Quran). Allah Swt berfirman: “(Beberapa hari yang ditentukan itu adalah) bulan Ramadhan, bulan  yang di dalamnya diturunkan (permulaan) al-Quran.”(al-Baqarah: 185) Bulan ini menjadi agung bukan dikarenakan puasanya, melainkan karena di dalamnya diturunkan al-Quran. Al-Quran memiliki hukum dan hikmah. Di antaranya adalah hukum puasa.

Ramadhan adalah bulan turunnya al-Quran al-Karim. Pada bulan ini pula manusia menjadi tamu-tamu Allah Swt. Dan Allah Swt telah menyajikan hidangan bagi para tamu-Nya berupa al-Quran al-Karim. Continue reading

Sekilas Tentang Dunia Satanisme (Wawancara Dengan Dr. Muhammad Jawad Adabi) Part 1

SatanismeKecenderungan manusia pada irfan, sufi atau spiritualitas di era modern adalah fakta yang tidak mungkin untuk ditutup-tutupi. Manusia zaman sekarang juga seperti leluhur mereka, sama-sama mencari kehilangan mereka di langit. Spiritualitas, dalam kapasitasnya sebagai tuntutan manusia yang fitriah (inheren), senantiasa mampu untuk memberi kepuasan kepadanya. Namun, di masa kini ada juga sebagian orang yang ingin berlindung pada peri yang terusir dari singgasana Tuhan dan meyakininya sebagai kekuatan tanpa batas, yaitu setan. Kenyataan ini mengundang keprihatinan dari kaum beragama.
Sejak Adam diciptakan sampai sekarang, setan adalah musuh bebuyutan manusia, Al-Qur’an berulang kali menegaskan pentingnya manusia mengenal setan dan mengetahui bagaimana cara yang ampuh untuk menghadapinya. Di dalam Al-Qur’an diterangkan bahwa setan termasuk golongan jin (QS. 18: 50), oleh karena itu dia juga berjenis api tak berasap sebagaimana mereka (QS. 15: 27; 55: 15), dia durhaka pada Tuhan (QS. 19: 44) dan kafir kepada-Nya (QS. 17: 27), Continue reading

Keutamaan Membaca Al-Quran (Part 1)

QuranOrang yang membaca al-Quran akan mampu “melihat“ Allah Swt apabila ia telah mencapai rahasia bacaannya. Imam Ali as berkata: “Allah Swt menampakkan diri-Nya melalui kitab-Nya tanpa mereka mampu melihatnya.”[i] Allah Swt menampakkan diri-Nya melalui kitab-Nya tanpa terlihat. Imam as berkata: “Setiap hakikat terkandung dalam al-Quran, begitu pula kejadian-kejadian yang lampau dan yang akan datang. Al-Quran tidak menjawab ketika Anda bertanya kepadanya dan tidak menjawab ketika Anda mangajaknya berbicara, tetapi aku adalah orang yang berbicara dengan al-Quran, aku mengetahui rahasia-rahasianya dan akan menjelaskannya kepada Anda.”

Imam menjelaskan makna pembacaan al-Quran yang benar melalui ucapannya: “Allah Swt pemilik al-Quran ini telah menampakkan diri-Nya bagi hamba-hamba-Nya melalui kitab-Nya.”[ii] Imam Shadiq as pun meriwayatkan makna yang sama dengan mengatakan: “Allah Swt ber-tajalli untuk hamba-hamba-Nya melalui ucapan-Nya, tetapi mereka tidak melihat-Nya.”

Imam Shadiq as senantiasa mengulang-ulangi sebagian ayat al-Quran: “Hanya Engkaulah yang kami sembah dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan.”(al-Fatihah: 5) Atau ayat: “… yang menguasai hari pembalasan.”(al-Fatihah: 4) Dan Imam berkata: Read More