<3 Istilah Dasar Cinta

1Lately, admin falling in love at first sight nih gan sama mahluk ciptaan-Nya yang paling indah, and I feel that this is a pure love, uh, ini merupakan perasaan yang belum pernah ane rasain sebelumnya – ane  jujur lho gan – murni tanpa dorongan atau keinginan yang lainnya selain hanya ane yang telah menemukan keindahan-Nya yang tak pernah ane temuin sebelumnya dalam diri siapa pun, namun hanya ada pada diri-Nya yang bersemayam dalam diri seseorang yang telah mencuri perhatian ane semenjak pertama kali berjumpa. Dan semenjak kejadian itulah perasaan ane gak karuan, rasa senang, ragu, kecewa, detak jantung kadang mendadak berdetak cepat, mulut terbungkam ketika ingin berbicara,  bahkan kadang bertanya-tanya tanpa menemukan jawaban yang pasti kenapa ini harus terjadi? Bahkan ane sempat mikir “God, are you kidding me?”ah, masa iya sih demikian? Tapi kayaknya ane really falling in love nih, dan ane gencar mencari-cari apa itu sebenarnya “cinta” yang sering dipertanyakan. Ah, udah deh, kalo kebanyakan basa-basi tar malah jadi curhat, mending kita cari tahu aja 3 istilah cinta berikut. Yu ah, cekidot broth.

Dalam hal ini, ada tiga istilah cinta yang mesti diketahui. Pertama, mahabbah, yang berarti cinta. Nah, mahabbah ini berasal dari akar kata Arab hubb yang memiliki makna dasar benih. Hubb adalah benih yang tertanam di dalam tanah dan tidak bergeser sedikit pun meski diguyur air hujan. Ditengah musim dingin dan musim panas yang datang silih berganti, benih itu tidak berubah sama sekali. Musim dingin atau musism panas bagi benih itu sama saja, hujan atau matahari pun tak ada bedanya, dan pada suatu saat tertentu benih itu siap untuk tumbuh dan mengeluarkan tunas-tunas hijau, dedaunan dan buah-buahan. Cinta ini tidak berubah, kehadiran maupun ketiadaan, penderitaan maupun kesenangan sama saja baginya, dan ketika tiba waktunya, cinta akan mulai tumbuh dan akan terus hidup. Nah, dalam hal ini para sufi menyatakan bahwa kata hubb memiliki dua huruf, yaitu huruf ha  dan ba. Ha adalah huruf terakhir dalam kata ruh – jiwa, sementara ba huruf pertama dalam kata badan ­– tubuh, oleh karena itu hubb  adalah tempat keduanya berkumpul, yaitu ruh dan badan dan kedua huruf ini dipisah oleh barzakh  yang berarti cinta, dan cinta adalah sesuatu yang datang menengahi pertentangan dan ”ketidak-akuran” yang terjadi antara ruh  dan badan.

Yang kedua adalah ‘isyq. ‘Isyq sering muncul dalam banyak diwan – kumpulan syair dalam literature sufi – dan tulisan para ahli tasawuf terkemuka. ‘Isyq yang berasal dari kata ‘ashiqa merupakan istilah yang digunakan bagi tumbuhan benalu yang dalam bahasa Arab disebut lilbab. Benalu yang tumbuh dengan melilitkan dirinya ke seluruh batang pohon dan lambat laun menutupi seluruh cabangnya, mengambil alih dedaunan berikut hingga menguning dan akhirnya menghancurkan pohon itu hingga menjadi sebongkah kayu. Nah, dengan seperti itu ‘isyq adalah istilah untuk cinta yang membara.

Berikutnya ada istilah yang disebut dengan muwafaqa yang berarti kepantasan. Menurut Imam Al-Ghazali, muwafaqa adalah prasyarat untuk Jalan Cinta, dengan kata lain anda harus cocok denganya, dan ia pun sesuai untuk anda, dan inilah bagian dari rahasia khatam, rahasia takdir. Takdir yang merupakan sesuatu yang tersembunyi namun pada saat yang bersamaan tentu ia mengejewantahkan melalui kejadian-kejadian – kejadian orang itu dan kejadian tindakan. Jadi, muwafaqa adalah takdir yang tersembunyi bahkan dalam susunan genetic manusia sekalipun. Missal dalam contoh yang admin temukan seperti ini, “Sayyiduna Yusuf a.s. dan para saudaranya berasal dari ayah yang sama, namun demikian mereka tidaklah sama, ada sesuatu dalam diri Yusuf yang menjadikannya sebagai kekasih Allah swt”. Menurut Imam Al-Ghazali, ciri adanya muwafaqa  pada diri seseorang yaitu jika ia mencintai karena Allah dan membenci juga Karena Allah. Nah, dengan demikian, jika anda mencintai apa yang Allah swt cintai dan membenci apa yang Allah swt benci, dengan begitu berarti anda sudah memiliki kepantasan, karena dalam tahapan yang paling awal ini anda sudah siap bertemu dengan Allah swt dengan penerangan, dengan memasuki keadaan-keadaan dan meneguhkan diri anda dalam dalam maqam-maqam dengan pengetahuan anda tentang Allah swt – sebab sejatinya anda sudah pantas – dan anda mencintai apa yang Allah cintai juga membenci apa yang Allah benci.jika dirunut dari awal, inilah tahapan cinta yang berawal dari mahabbah, yang menjelma ke dalam ‘isyq dalam cintanya yang membara, dan berlandaskan muwafaqa – kepantasan.

Nah, sob, itulah 3 istilah cinta yang dapat ane share. Kalo emang ada dari sobat-sobat sekalian yang punya istilah lain, janganlah lupa untuk share juga yaa. Bantu admin yang falling in love ini untuk menemukan arti cinta yang sesungguhnya, dan bantu pula agar admin bisa menjadi seseorang yang pantas untuk mencintai dan dicintai bahkan cocok dengannya.

“Double A – Double D”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s