Menulis Yang Baik Ada Syaratnya

Saya membaca tulisan “Menulis Mengalir (Creative Non-Fiction)” yang ditulis oleh Farid Gaban. Lisan. Dalam tulisan tersebut dia menjelaskan bahwa bagaimana beberapa tulisan orang ternama dapat dinikmati khalayak banyak yang seperti membaca cerpen atau novel. Sebenarnya tulisan kita juga bisa saja seperti tulisan mereka yang dapat dinikmati sebagai cerpen atau novel, namun ada beberapa syarat dan sikap tertentu yang harus kita lakukan terlebih dahulu, dan beberapa syarat tersebut adalah keingintahuan dan ketekunan, kesediaan untuk berbagi, kepekaan dan keterlibatan, kekayaan bahan, dan kemampuan sang pendongeng.

Keingintahuan dan ketekunan adalah dimana kita harus memelihara keingintahuan kita sendiri akan sesuatu masalah sebelum kita mengetahui keingintahuan para pembaca. Kita bisa melakukannya dengan melakukan riset, percobaan, atau membaca beberapa buah buku sebagai referensi untuk menentukan dan memahami tema tulisan yang akan kita buat, sebab jika kita sendiri sebagai penulis tidak memahami tema yang ditulis bagaimana mungkin pembaca dapat memahaminya juga?.

Kesediaan untuk berbagi, dalam hal ini, saat kita menulis janganlah puas hanya menulis untuk kalangan sendiri atau hanya pembaca tertentulah yang dapat membacanya seperti cerpen atau novel. Gunakanlah kata-kata yang umum untuk dapat dinikmati oleh banyak pembaca, jangan terlalu menggunakan bahasa yang rumit namun gunakanlah bahasa yang sederhana agar pembaca dapat dengan mudah mencerna tulisan yang kita buat.

Kepekaan dan keterlibatan. Disinilah letak tantangan dalam menulis, bergabunglah dengan lingkungan yang akan menjadi sebuah tulisan yang akan kita buat agar kita bisa benar-benar tahu dan merasakan apa yang akan kita tuliskan. Jadi dalam menulis kali ini kita tidak hanya menghayal namun kita benar-benar pernah juga merasakan hal yang kita tuliskan tersebut untuk mendapatkan hasil tulisan yang benar-benar dapat menarik para pembaca.

Kekayaan bahan atau resourcefulness. Sebelum kita menulis, kita memang harus sudah mempersiapkan segalanya agar kita dapat membawa tema tulisan kita kepada para pembaca yang tidak terbatas atau lebih luas lagi. Dalam mencari bahan tak ada salahnya jika kita membaca berbagai macam buku, karena dengan membaca kita bisa menulis, bahan bacaannya pun bisa bereagam mulai dari buku jenis komik sampai buku karya-karya ilmiah yang bisa kita dapatkan di beberapa perpustakaan atau situs di internet.

Kemampuan mendongeng atau resourcefulness. Pesan yang disampaikan penulis untuk para pembaca bisa disampaikan melalui anekdot, metafora, narasi. Seperti dalam pertunjukan wayang, di sinilah kemampuan kita untuk dapat memberikan pesan dengan baik sehingga para pembaca dapat memahami juga apa maksud dari tulisan yang kita buat. Setidaknya demikianlah beberapa syarat dalam hal menulis agar tulisan kita dapat dibaca bukan hanya untuk beberapa orang tertentu melainkan oleh orang banyak.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s